Pelatihan 5D untuk Mengintervensi Pelecehan Seksual, Khususnya di Ruang Publik | Kumparan Showcase

Oleh Admin · 28 Mei 2021

Pelatihan 5D untuk Mengintervensi Pelecehan Seksual, Khususnya di Ruang Publik

Selasa (27/4), L’Oreal Paris bersama Hollaback! Jakarta sukses menyelenggarakan webinar pertama di kumparan sebagai salah satu rangkaian program kampanye ‘Stand Up Against Street Harassment’. Webinar ini sekaligus pelatihan bagi saksi maupun korban untuk tanggap dalam merespons tindak pelecehan seksual di ruang publik.

Selama satu jam penuh, ratusan peserta webinar nampak antusias mengikuti training dengan metodologi 5D, yakni dialihkan, dilaporkan, ditegur, ditenangkan, dan yang terakhir didokumentasikan. Tujuannya tak hanya memberikan edukasi dan contoh tindakan aman yang bisa dilakukan saat melihat pelecehan seksual, tapi juga mengajak masyarakat untuk menjadi bystander atau saksi yang aktif.

Bukan tanpa alasan, dari laporan survei L’Oreal Paris dan IPSOS pada awal 2021 lalu, rata-rata 8 dari 10 perempuan Indonesia pernah mengalami pelecehan seksual di tempat umum, mulai dari panggilan dan siulan menggoda (catcalling), ejekan merujuk ke seksual, hingga sentuhan fisik yang bersifat memaksa. Sayangnya, —dari banyaknya kasus tersebut— masih sedikit sekali korban yang mendapatkan penanganan cepat dan tepat.

Ingin tahu lebih banyak mengenai metodologi 5D yang dapat menjadi cara mengintervensi pelecehan seksual, terutama di ruang publik? Jangan khawatir, L’Oreal Paris dan Hollaback! Jakarta bersama kumparan kembali menyelenggarakan webinar ‘Stand Up! Lawan Pelecehan di Ruang Publik dengan Pelatihan 5D dari L’Oreal Paris dan Hollaback!’ untuk kedua kalinya. Kali ini webinar akan diadakan pada kembali hadir dan bisa kamu ikuti pada Jum’at, 28 Mei 2021, pukul 17:30-Selesai di Zoom kumparan.

Masih dipandu Sasha Lauder bersama narasumber dari Product Manager dari L'Oreal Paris Skin, Beatrix Oktaviani; serta Co-director of Hollaback! Indonesia, Anindya Restuviani sebagai coach pelatihan 5D. Webinar ini mengulas habis seputar data mengenai pelecehan seksual di ruang publik, kemudian tindakan intervensi apa saja yang aman untuk kita lakukan saat melihat peristiwa pelecehan seksual.

Daftarkan diri Anda di sini